Mahasiswa Doktoral AFI UIN Sunan Kalijaga Presentasikan Riset pada International Conference on Science, Religion and Philosophy

Program Studi Doktor (S3) Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi aktif dalam International Conference on Science, Religion and Philosophy yang mengusung tema "Lived Islam Across Borders: Culture, Religiosity and Knowledge Transmission." Konferensi yang merupakan hasil kolaborasi antara Fatoni University Pattani (Thailand), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, LISAFA Centre Penang, dan Universiti Sains Malaysia (USM) ini telah berlangsung dengan sukses dan menjadi forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan studi Islam dalam perspektif multidisipliner.

Keikutsertaan Program Studi Doktor Aqidah dan Filsafat Islam tidak hanya diwujudkan melalui kehadiran sivitas akademika sebagai peserta konferensi, tetapi juga melalui kontribusi ilmiah mahasiswa doktoral yang mempresentasikan hasil penelitian mereka pada sesi paralel. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam mendorong budaya publikasi ilmiah serta memperluas jejaring akademik internasional bagi mahasiswa dan dosen.

Pada Panel 6 (Religiosity), dua mahasiswa Program Studi Doktor Aqidah dan Filsafat Islam mendapat kesempatan untuk mempresentasikan artikel ilmiah mereka di hadapan para akademisi dan peserta konferensi dari berbagai institusi. Rushdan Bin Ibrahim mempresentasikan artikel berjudul "The Foundational Text and Its Interpretation in the Tabligh Jamaat", yang mengulas bagaimana teks-teks dasar dalam gerakan Jamaah Tabligh dipahami, ditafsirkan, dan menjadi fondasi praktik keagamaan para anggotanya. Kajian tersebut membuka ruang diskusi mengenai dinamika interpretasi teks keagamaan dalam membentuk identitas dan praktik religius pada salah satu gerakan dakwah transnasional yang berkembang di berbagai negara.

Sementara itu, Saliza Binti Zainol mempresentasikan artikel berjudul "Otoritas Keagamaan, Hermeneutika Berbasis Gender, dan Konsep Jihad dalam Pemikiran Islam Modern: Studi Komparatif Amina Wadud dan Zainab Al-Ghazali." Penelitian ini mengkaji secara komparatif pemikiran dua tokoh perempuan Muslim yang memiliki perspektif berbeda mengenai otoritas keagamaan, penafsiran berbasis gender, serta konsep jihad dalam wacana Islam modern. Melalui pendekatan komparatif, penelitian tersebut memberikan kontribusi terhadap pengembangan diskursus mengenai hermeneutika Islam, gender, dan pemikiran keislaman kontemporer yang semakin relevan dalam kajian akademik global.

Sesi presentasi pada Panel Religiosity berlangsung secara interaktif dengan berbagai tanggapan, pertanyaan, dan diskusi dari peserta konferensi. Beragam perspektif yang muncul dalam forum tersebut memperkaya pembahasan mengenai praktik keberagamaan, interpretasi teks keagamaan, serta perkembangan pemikiran Islam di berbagai konteks sosial dan budaya. Partisipasi aktif kedua mahasiswa menunjukkan kesiapan mahasiswa doktoral AFI untuk berkontribusi dalam forum akademik internasional sekaligus memperkenalkan hasil penelitian yang dikembangkan di lingkungan UIN Sunan Kalijaga kepada komunitas ilmiah global.

Keikutsertaan mahasiswa dalam konferensi internasional ini merupakan bagian dari strategi Program Studi Doktor Aqidah dan Filsafat Islam dalam meningkatkan kapasitas riset, kemampuan publikasi ilmiah, dan pengalaman akademik internasional. Selain menjadi media diseminasi hasil penelitian, konferensi juga membuka peluang terjalinnya kolaborasi akademik, pertukaran gagasan, serta pengembangan jejaring penelitian dengan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara maupun negara lainnya.

Program Studi Doktor Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga terus berkomitmen mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam forum-forum ilmiah internasional sebagai bagian dari proses pembelajaran akademik. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman mempresentasikan hasil riset di tingkat global, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, membangun jejaring akademik, serta memperkuat kontribusi keilmuan dalam bidang Aqidah, Filsafat Islam, dan studi keislaman kontemporer.

Partisipasi aktif mahasiswa AFI pada International Conference on Science, Religion and Philosophy menjadi bukti bahwa kualitas penelitian yang dikembangkan di Program Studi Doktor Aqidah dan Filsafat Islam mampu bersaing dan memberikan kontribusi dalam percakapan akademik internasional. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, memperluas jejaring kolaborasi, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun global.